Upaya Remaja untuk Menangani Kasus Kekerasan dalam Pacaran

Upaya Remaja untuk Menangani Kasus Kekerasan dalam Pacaran

Upaya Remaja untuk Menangani Kasus Kekerasan dalam Pacaran Penulis: Arifah Upaya Remaja untuk Menangani Kasus Kekerasan dalam Pacaran Tindakan kekerasan merupakan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok kepada orang lain baik secara fisik maupun verbal yang menyerang kebebasan atau martabat orang lain. Kekerasan menjadi isu krusial untuk segera diselesaikan karena dapat menimbulkan dampak negatif bagi korbannya. Salah satu isu yang kerap kali kita dengar yakni kekerasan dalam pacaran (KDP). Kekerasan dalam pacaran adalah perilaku agresi secara fisik, emosional, verbal, sosial, dan seksual yang bertujuan untuk mengendalikan atau menyakiti pasangan. Menurut Offenhauer dan Buchalter (2011), KDP dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi mental, perilaku, dan kualitas hidup korban. Di Amerika Serikat, kekerasan dalam pacaran menjadi permasalahan serius karena dampak yang timbul mempengaruhi kualitas hidup dan aspek kesehatan. KDP sering kali menunjukkan bahwa korban, khususnya perempuan, mengalami luka fisik akibat tindakan KDP yang tidak lepas dari konflik antar pasangan. Di Indonesia, kasus KDP menjadi salah satu kasus yang sering dilaporkan masyarakat, dan menduduki peringkat ketiga. Menurut...
Read More
gender equality

gender equality

The fight for gender equality in IndonesiaThe story of the journey of the Independent Network of Volunteers FoundationBy Ilsa NelwanThe Independent Network of Volunteers Foundation or JaRI (Jaringan Relawan Independen) was initially established in 1998 by people with the professions of doctors, psychologists, and other social backgrounds who wanted to help communities and the nation in creating a healthy and peaceful social environment. During the “reformation struggle” of1997-1998 a group of professionals in Bandung supported the university students that were harassed by the military regime. This group organized first aid trainings on campuses, and smuggled out some of the students who needed hospital care. When the reformation took place and the students were safe, this group decided to continue the struggle against violence. JaRI was established in February 1998, and specifically focussed to fight Violence against Women and Children. The first activity was to organize a national seminar on what should be done for rape victims. This was an expression of anger...
Read More
International Women’s Day

International Women’s Day

Memperingati International Women’s Day dengan Yayasan JaRI Bandung 8 Maret 2024 Oleh: Ilsa Nelwan dr, MPH *) “Inspire inclusion” adalah tema kampanye International Women’s Day tahun 2024. International Women’s Day pertama kali dicetuskan di PBB tahun 1975 dan tahun 1977 dinyatakan dalam resolusi PBB sebagai hari untuk memperingati hak perempuan dan perdamaian internasional. Inspireinclusion adalah bagaimana bisa menginspirasi semua orangu ntuk memahami dan menghargai inklusifitas, dilibatkannya perempuan untuk dunia yang lebih baik. Artinya kita menekankan pentingnya keragaman dan pemberdayaan dalam semua aspek di tengah masyarakat. JaRI bersama FH UNPAD, Rumah kebangsaan dan Alumni FH UNPAD menggunakan momentum International Women’s Day ini untuk menginspirasi masyarakat tentang peranan Undang undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) no 12 tahun 2022, untuk mengatasi kekerasan seksual, kekerasan berbasis gender. Keempat pembicara (Dr Nella Sumika Putri SK MH; Erika Widyaningsih; Sely Martini MSRDP; Yasmin MusiAkbari SH) mengungkapkan butir butir penting, diantaranya: UU TPKS sebenarnya melindungi korban yang tidak selalu perempuan, pentingnya...
Read More